Di banyak pabrik, pemilihan bahan logam untuk manufaktur sering menjadi titik awal apakah sebuah produk bisa digunakan dalam jangka panjang atau justru cepat bermasalah di lapangan. Tim teknik perlu menimbang kekuatan material, ketahanan terhadap korosi, hingga kemudahan proses produksi saat menentukan jenis logam yang akan digunakan.

Di sisi lain, tim pengadaan juga harus memastikan stabilitas suplai dan harga agar lini produksi tidak terganggu hanya karena keterlambatan material. Untuk kebutuhan logam non ferrous dan proyek industri berskala besar, banyak perusahaan mengandalkan mitra yang benar-benar memahami karakter material, termasuk supplier tembaga dan aluminium di Indonesia yang memiliki stok stabil serta variasi produk yang lengkap. Mitra seperti ini berperan penting dalam menjaga kelancaran proses manufaktur dari hulu ke hilir.

Mengapa Pemilihan Bahan Logam Sangat Menentukan Kualitas Produk Manufaktur

Pemilihan bahan logam untuk manufaktur akan berpengaruh langsung pada umur pakai, keamanan, dan performa produk saat digunakan. Kesalahan di tahap ini bisa menyebabkan downtime produksi, klaim garansi, hingga kegagalan fungsi di lapangan.

1. Kekuatan dan Ketahanan Beban

Untuk komponen struktur, baja karbon dan baja paduan sering dipilih karena kuat dan tahan beban tinggi. Jika produk ditempatkan di lingkungan dengan getaran dan benturan, sifat mekanik logam menjadi faktor utama agar komponen tidak cepat retak.

2. Ketahanan Terhadap Korosi

Produk yang bekerja di area lembap atau dekat laut butuh logam dengan ketahanan korosi baik, misalnya stainless steel, aluminium, atau paduan tembaga tertentu. Ketahanan korosi yang baik membantu mengurangi biaya perawatan dan penggantian komponen.

3. Stabilitas Dimensi dan Keamanan

Komponen mesin, pipa, dan panel listrik memerlukan stabilitas dimensi agar tetap pas saat dirakit dan aman saat dioperasikan. Pemilihan bahan logam untuk manufaktur yang tepat membantu menjaga toleransi komponen dan mengurangi risiko kebocoran atau hubungan singkat.

4. Biaya Siklus Hidup Produk

Logam murah di awal belum tentu hemat dalam jangka panjang. Jika umur pakai pendek dan sering mengalami kerusakan, biaya siklus hidup produk justru meningkat.

5. Kepatuhan Standar Industri

Banyak sektor industri mensyaratkan standar material tertentu, misalnya standar ketahanan panas, ketahanan listrik, atau ketahanan kimia. Karena itu pemilihan bahan logam untuk manufaktur sering mengikuti standar teknis yang diterbitkan lembaga nasional maupun internasional.

Jenis Bahan Logam yang Paling Umum Digunakan Dalam Manufaktur

Berbagai sektor industri memakai banyak jenis logam, namun ada beberapa kelompok yang paling sering muncul di lini produksi.

jenis bahan logam yang paling umum digunakan dalam manufaktur

Source: Freepik

1. Baja Karbon dan Baja Paduan

Baja karbon dikenal memiliki kekuatan dan kekakuan yang baik, sehingga banyak digunakan untuk komponen struktur dan mesin. Sementara itu, baja paduan yang ditambahkan unsur seperti krom dan nikel menawarkan ketahanan aus serta panas yang lebih baik, sehingga umum dipakai pada roda gigi, poros, dan komponen otomotif.

2. Stainless Steel

Stainless steel termasuk logam ferrous dengan kandungan krom yang memberikan ketahanan korosi tinggi. Material ini sering digunakan pada peralatan proses makanan, kimia, serta komponen yang sering terkena air.

3. Aluminium

Aluminium memiliki bobot ringan, cukup kuat, dan tahan korosi sehingga cocok untuk bodi kendaraan, panel, dan struktur ringan. Di sisi kelistrikan, aluminium juga dipakai untuk busbar dan kabel tertentu karena konduktivitas yang cukup baik.

4. Tembaga dan Paduan Berbasis Tembaga

Tembaga dikenal memiliki konduktivitas listrik dan panas sangat tinggi, sehingga menjadi pilihan utama pada kabel, busbar, dan sistem grounding. Paduan berbasis tembaga seperti kuningan dan perunggu banyak digunakan pada fitting, bantalan, dan komponen mesin yang butuh ketahanan aus baik.

Perbedaan Logam Ferrous dan Non Ferrous untuk Kebutuhan Manufaktur

Logam untuk industri sering dikelompokkan menjadi ferrous dan non ferrous untuk memudahkan pemilihan material. Tabel berikut merangkum perbedaan utamanya.

Kriteria Logam ferrous Logam non ferrous
Kandungan utama Mengandung besi sebagai unsur utama. Tidak mengandung besi sebagai unsur utama.
Contoh Baja karbon, baja paduan, baja tahan karat. Aluminium, tembaga, kuningan, perunggu, seng.
Ketahanan korosi Umumnya lebih mudah berkarat jika tidak dilapisi, kecuali stainless steel. Banyak yang memiliki ketahanan korosi lebih baik, misalnya aluminium dan tembaga.
Berat jenis Cenderung lebih berat.​ Banyak yang lebih ringan seperti aluminium, namun ada juga yang berat seperti tembaga.
Sifat magnetik Sebagian besar bersifat magnetik.​ Kebanyakan tidak magnetik.​
Kegunaan utama Struktur, rangka mesin, komponen beban berat. Kelistrikan, perpindahan panas, komponen presisi, dan aplikasi tahan korosi.

Pemilihan antara logam ferrous dan non ferrous akan mengikuti kebutuhan aplikasi, mulai dari kekuatan struktur sampai kebutuhan konduktivitas listrik.

Faktor Penting Dalam Memilih Bahan Logam untuk Proses Produksi

Saat memilih bahan logam untuk manufaktur, tim teknik dan pengadaan umumnya menimbang beberapa faktor utama agar produk stabil dan aman.

1. Sifat Mekanik

Kekuatan tarik, kekerasan, ketangguhan, dan keuletan perlu disesuaikan dengan beban kerja komponen. Komponen yang menahan beban statis akan membutuhkan karakter berbeda dengan komponen yang mengalami beban dinamis.

2. Lingkungan Kerja

Suhu operasi, paparan kelembapan, bahan kimia, dan potensi korosi menjadi pertimbangan penting. Misalnya, area pesisir lebih cocok memakai logam dengan ketahanan korosi tinggi dibanding baja biasa tanpa pelapisan.

3. Kemudahan Proses Manufaktur

Setiap bahan logam untuk manufaktur memiliki perilaku berbeda saat dipotong, dibentuk, dilas, atau dicor. Logam yang terlalu keras bisa mengurangi umur pahat, sedangkan logam yang terlalu lunak dapat mengalami deformasi saat proses.

4. Ketersediaan dan Konsistensi Suplai

Industri memerlukan suplai material yang stabil untuk mencegah berhentinya lini produksi. Di sini peran distributor yang memiliki stok memadai dan jaringan distribusi kuat akan sangat membantu menjaga kelancaran produksi.

5. Total Biaya Produksi

Biaya material perlu diseimbangkan dengan biaya proses, biaya perawatan, dan umur pakai produk. Kombinasi logam yang tepat sering kali menghasilkan biaya total lebih rendah, meski harga per kilogram material terlihat lebih tinggi di awal.

Peran Distributor dalam Menjamin Kualitas Bahan Logam Manufaktur

Distributor memegang peran penting dalam rantai pasok bahan logam untuk manufaktur, mulai dari pemilihan material sampai pengiriman.

1. Menjaga Spesifikasi Material dan Kualitas

Distributor yang fokus di logam industri akan memastikan spesifikasi material sesuai standar, dilengkapi data teknis, dan diuji sesuai kebutuhan. PT Sutindo Surya Sejahtera misalnya dikenal sebagai stokist kuningan, tembaga, bronze, cor, aluminium, dan kabel untuk berbagai sektor industri.

2. Menjamin Ketersediaan Stok dan Variasi Produk

Ketersediaan berbagai bentuk logam seperti plat, batang, pipa, dan kabel membantu pabrik menyesuaikan desain produk dengan lebih fleksibel. Stok yang cukup dan variasi ukuran membuat proses pengadaan berjalan lebih stabil.

3. Mendukung Kebutuhan Proyek dan Aplikasi Khusus

Distributor yang sering terlibat dalam proyek besar biasanya memiliki pengalaman dalam menangani spesifikasi khusus dan volume tinggi. Penggunaan plat tembaga pada proyek Patung Garuda Wisnu Kencana menjadi salah satu contoh pemakaian material logam non ferrous berskala besar oleh jaringan Sutindo Group.

FAQ

Apa saja contoh bahan logam yang umum dipakai dalam manufaktur

Beberapa bahan logam untuk manufaktur yang umum dipakai antara lain baja karbon, baja paduan, stainless steel, aluminium, tembaga, kuningan, dan perunggu. Pemilihannya disesuaikan dengan kebutuhan kekuatan, ketahanan korosi, dan fungsi komponen.

Mengapa tembaga banyak dipakai untuk komponen listrik industri

Tembaga memiliki konduktivitas listrik dan panas yang sangat tinggi, sehingga ideal untuk kabel, busbar, dan sistem grounding. Selain itu tembaga juga relatif mudah dibentuk dan mendukung sambungan listrik yang stabil.

Kapan sebaiknya memilih logam non ferrous dibanding logam ferrous

Logam non ferrous seperti aluminium dan tembaga cocok untuk aplikasi yang membutuhkan ketahanan korosi baik, bobot ringan tertentu, atau konduktivitas listrik dan panas tinggi. Logam ferrous seperti baja lebih cocok untuk struktur yang fokus pada kekuatan dan kekakuan.

Apa risiko memilih bahan logam yang tidak sesuai spesifikasi

Risiko yang bisa muncul antara lain kegagalan fungsi komponen, umur pakai pendek, peningkatan biaya perawatan, hingga gangguan keselamatan. Di sisi produksi, material yang tidak sesuai juga bisa menyebabkan scrap tinggi dan downtime mesin.

Mengapa penting bekerja sama dengan distributor logam yang berpengalaman

Distributor berpengalaman memahami karakter masing masing bahan logam untuk manufaktur, menyediakan dokumen teknis, dan menjaga konsistensi stok. Hal ini membantu tim teknik dan pengadaan memastikan kualitas produk tetap terjaga dari batch ke batch.

Peran Sutindo Surya Sejahtera dalam Menjaga Konsistensi Bahan Logam Industri

Keputusan memilih bahan logam untuk manufaktur akan berdampak langsung terhadap kualitas produk, efisiensi produksi, dan reputasi brand di mata pengguna akhir. Untuk kebutuhan logam non ferrous seperti tembaga, aluminium, kuningan, dan bronze, pengalaman lapangan menjadi nilai lebih saat menentukan mitra pengadaan.

peran sutindo surya sejahtera dalam menjaga konsistensi bahan logam industri

Source: Freepik

Informasi lebih lanjut mengenai rekam jejak proyek dapat dilihat pada halaman portofolio proyek PT Sutindo Surya Sejahtera yang menunjukkan penerapan produk di berbagai sektor. Dengan pemilihan material yang tepat sejak awal, proses manufaktur dapat berjalan lebih stabil dan produk akhir siap bersaing di pasar yang menuntut kualitas konsisten.

Hubungi Kami

Kirim Pesan

Layanan pelanggan kami siap membantu Anda dengan layanan & pertanyaan produk kami.

Download

Katalog SSS 2020

Katalog terbaru produk - produk Sutindo Surya Sejahtera

 

Produk
SSS

 

Tembaga

Aluminium

Kuningan

Bronze

As Cor

Kabel

Timah Hitam

Kawat Las

Need Help? Chat with us