Material logam untuk konstruksi menjadi tulang punggung banyak proyek gedung, infrastruktur, hingga pabrik modern. Logam dipilih karena kuat, awet, dan bisa dibentuk sesuai kebutuhan struktur maupun detail arsitektur.
Mulai dari baja, aluminium, tembaga, kuningan, hingga bronze, setiap jenis punya karakter berbeda untuk fungsi struktural sampai detail finishing. Untuk kebutuhan logam non ferrous seperti kuningan, tembaga, bronze, cor, aluminium, Sutindo Surya sudah berpengalaman sebagai stokist industri sejak 1998.
Jenis Material Logam yang Paling Banyak Digunakan dalam Konstruksi
Material logam untuk konstruksi tersedia dalam banyak jenis, dengan sifat mekanik dan ketahanan yang berbeda. Pemilihan jenis logam yang tepat akan memengaruhi kekuatan struktur, tampilan, dan biaya jangka panjang.
1. Baja karbon
Baja karbon adalah salah satu material logam yang paling banyak dipakai untuk rangka gedung, jembatan, dan struktur berat. Kekuatan tarik tinggi dan sifat yang mudah dilas membuat baja karbon cocok untuk balok, kolom, dan profil struktural.
Baja juga tersedia dalam berbagai mutu sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan beban dan desain proyek. Untuk area luar ruang, baja bisa dilapisi agar lebih tahan korosi.
2. Baja tahan karat
Baja tahan karat dipakai saat proyek membutuhkan logam yang kuat sekaligus tahan korosi. Kandungan kromium membentuk lapisan pelindung yang membuatnya lebih awet di lingkungan lembap dan agresif. Material ini sering digunakan untuk elemen arsitektur, handrail, panel, hingga komponen industri yang terpapar air maupun bahan kimia.
3. Baja galvanis
Baja galvanis adalah baja yang dilapisi seng untuk menambah ketahanan terhadap karat. Jenis ini banyak dipakai untuk struktur luar ruang, atap rangka baja ringan, pagar, dan komponen yang sering terkena hujan. Lapisan galvanis membantu memperpanjang umur pakai material logam untuk konstruksi sehingga biaya perawatan bisa ditekan.
4. Aluminium
Aluminium adalah material logam yang ringan namun tetap kuat dan tahan korosi. Beratnya hanya sekitar sepertiga baja, sehingga membantu mengurangi beban total bangunan dan memudahkan pemasangan.
Dalam konstruksi, aluminium digunakan untuk fasad, rangka jendela, pintu, panel dinding, atap, dan elemen arsitektur modern. Kemampuan daur ulang yang tinggi juga mendukung tren bangunan berkelanjutan.
5. Tembaga
Tembaga termasuk logam non ferrous yang banyak dimanfaatkan sebagai material logam pendukung. Sifat konduktivitas listrik dan termal yang sangat baik membuat tembaga ideal untuk sistem kelistrikan, pipa tertentu, dan detail arsitektur.
Tembaga juga tahan korosi dan punya tampilan yang khas sehingga sering dipilih untuk penutup atap, cladding, dan aksen bangunan premium.
6. Kuningan
Kuningan adalah paduan tembaga dan seng yang dikenal kuat, mudah dibentuk, dan punya warna estetis yang menarik. Dalam proyek, kuningan sering dipakai untuk fitting, komponen dekoratif, aksesori mekanikal, hingga detail interior dan eksterior.
Sebagai material logam untuk konstruksi, kuningan juga banyak digunakan untuk komponen pendukung sistem pipa dan peralatan industri.
7. Bronze
Bronze adalah paduan tembaga yang biasanya mengandung timah dan elemen lain, dikenal tahan aus dan korosi. Material ini dipakai untuk bantalan, komponen mekanis, hingga elemen arsitektur yang membutuhkan kekuatan dan keawetan tinggi. Dalam proyek besar, bronze sering masuk kategori logam pendukung yang menjaga kinerja sistem bergerak.
8. Cor besi dan cor aluminium
Cor besi dan cor aluminium banyak digunakan untuk elemen struktur sekunder, penutup drainase, komponen mesin, dan part konstruksi yang membutuhkan bentuk kompleks. Adapun cor besi unggul di kekuatan tekan, sedang cor aluminium lebih ringan dan tahan korosi.
PT Sutindo Surya Sejahtera menyediakan rangkaian produk cor dan logam non ferrous yang dipakai di beragam proyek industri dan konstruksi nasional.
Fungsi Material Logam dalam Proyek Konstruksi
Material logam untuk konstruksi punya peran penting di berbagai bagian bangunan. Fungsinya meliputi struktur utama, pengikat, hingga detail estetis.

Source: Freepik
1. Struktur Utama Bangunan
Baja dan beberapa jenis aluminium dipakai untuk rangka utama gedung, jembatan, gudang, dan struktur bentang lebar. Logam mampu menahan beban tarik dan tekan dengan baik sehingga cocok untuk struktur tingkat tinggi dan konstruksi modern.
2. Elemen Pengaku dan Penghubung
Material logam untuk konstruksi digunakan sebagai pengaku balok, sambungan, angkur, serta plat pengikat. Komponen ini menjaga kestabilan struktur saat menerima beban angin, gempa, dan beban dinamis lain.
3. Sistem Penutup dan Fasad
Aluminium, baja ringan, dan panel logam lain sering dipakai untuk atap, dinding luar, serta fasad. Material logam memberikan tampilan rapi, modern, dengan berat lebih ringan dibanding banyak sistem penutup tradisional.
4. Sistem Utilitas dan Instalasi
Tembaga, kuningan, dan jenis logam lain dimanfaatkan pada jaringan listrik, pipa tertentu, sistem pendingin, dan komponen mekanikal. Konduktivitas tinggi dan ketahanan korosi membantu menjaga sistem tetap stabil dalam jangka panjang.
5. Detail Arsitektur dan Estetika
Material logam untuk konstruksi seperti stainless steel, tembaga, kuningan, dan aluminium sering dipakai untuk railing, kanopi, list profil, hingga panel dekoratif. Material ini membantu meningkatkan kesan profesional dan modern pada fasad maupun interior bangunan.
Keunggulan Material Logam Dibanding Material Lain
Material logam menawarkan banyak keunggulan dibanding material tradisional seperti kayu dan beberapa jenis beton ringan. Tabel berikut merangkum beberapa poin utama:
| Aspek | Material logam untuk konstruksi | Kayu | Material non logam lain (misalnya beton ringan) |
| Kekuatan tarik | Sangat tinggi untuk baja dan beberapa paduan. | Rendah hingga sedang. | Rendah. |
| Ketahanan korosi | Tinggi pada stainless, aluminium, dan tembaga. | Rentan rayap dan jamur. | Tergantung campuran dan pelapis. |
| Umur pakai | Panjang dengan perawatan tepat. | Lebih pendek di lingkungan lembap. | Sedang sampai panjang. |
| Fleksibilitas bentuk | Bisa dibentuk profil, pelat, pipa, dan panel. | Terbatas pada dimensi tertentu. | Lebih kaku dan sulit dibentuk. |
| Berat struktur | Bisa dibuat ringan dengan desain logam tertentu. | Ringan, tetapi kapasitas beban rendah. | Umumnya lebih berat. |
| Kecepatan pemasangan | Komponen prefabrikasi mudah dirakit di lapangan. | Membutuhkan pengerjaan tukang lebih lama. | Bervariasi tergantung sistem. |
Tips Memilih Material Logam untuk Konstruksi
Pemilihan material logam untuk konstruksi tidak bisa hanya melihat harga. Pertimbangkan juga kekuatan, lingkungan kerja, dan reputasi distributor.
1. Sesuaikan dengan Beban dan Fungsi
Tentukan dulu fungsi elemen yang akan dibuat, apakah rangka utama, penutup, atau komponen pendukung. Untuk beban berat, baja dan beberapa paduan khusus lebih tepat, sedangkan aluminium dan logam non ferrous cocok untuk panel dan detail pendukung.
2. Perhatikan Ketahanan Terhadap Korosi
Proyek di area pesisir, industri, atau lingkungan lembap membutuhkan material logam dengan ketahanan korosi tinggi. Aluminium, stainless steel, dan tembaga bisa jadi pilihan, ditambah pelapisan atau perlakuan permukaan yang sesuai.
3. Hitung Kebutuhan Budget Jangka Panjang
Harga awal logam mungkin terlihat lebih tinggi dibanding beberapa material lain, namun umur pakai yang panjang dan perawatan lebih rendah bisa membuat biaya total lebih terkendali. Sesuaikan spesifikasi logam dengan target masa pakai bangunan dan rencana perawatan.
4. Cek Standar dan Sertifikasi Produk
Pastikan material logam untuk konstruksi yang dipilih memiliki standar mutu yang jelas. Sertifikasi, spesifikasi teknis, dan dokumen uji mekanik membantu memastikan produk benar-benar sesuai kebutuhan proyek.
5. Pilih Distributor yang Berpengalaman
Distributor berpengalaman seperti PT Sutindo Surya Sejahtera menyediakan produk kuningan, tembaga, bronze, cor, aluminium, dan kabel untuk berbagai sektor industri sejak 1998. Ketersediaan stok, jaringan distribusi luas, serta katalog produk yang jelas membantu proyek berjalan lebih lancar.
Distributor Material Logam untuk Konstruksi di Indonesia
Dalam proyek besar, ketepatan pasokan material logam untuk konstruksi sering kali menentukan kelancaran jadwal kerja. Karena itu, pemilihan distributor tidak bisa asal.
PT Sutindo Surya Sejahtera adalah salah satu anak perusahaan Sutindo Group yang bergerak sebagai stockist kuningan, tembaga, bronze, cor, aluminium, dan kabel. Produk plat tembaga Sutindo Surya bahkan digunakan pada mega proyek Patung Garuda Wisnu Kencana di Bali, menunjukkan kepercayaan pasar terhadap kualitasnya.
Sebagai penyedia logam non ferrous industri, kami melayani kebutuhan konstruksi gedung, pabrik, hingga infrastruktur nasional dengan dukungan layanan pelanggan dan katalog produk yang jelas.
FAQ
- Apa itu material logam untuk konstruksi?
Material logam untuk konstruksi adalah kelompok logam seperti baja, aluminium, tembaga, kuningan, bronze, dan cor yang dipakai untuk struktur, fasad, hingga komponen pendukung bangunan.
- Jenis logam apa yang paling sering dipakai untuk struktur utama?
Baja karbon dan baja struktural menjadi pilihan utama untuk rangka kolom, balok, dan struktur berat karena kekuatan tarik dan tekan yang tinggi.
- Kapan lebih baik memakai aluminium dibanding baja?
Aluminium lebih cocok untuk bagian yang membutuhkan material ringan, tahan korosi, serta tampilan modern seperti fasad, jendela, pintu, dan panel dinding.
- Mengapa tembaga dan kuningan tetap penting di proyek konstruksi?
Tembaga dan kuningan dipakai sebagai material logam pendukung untuk sistem listrik, pipa tertentu, fitting, komponen mekanikal, dan detail arsitektur karena konduktivitas dan ketahanan korosi yang baik.
- Mengapa perlu memilih distributor logam khusus?
Distributor khusus logam industri seperti PT Sutindo Surya Sejahtera menyediakan rentang produk non ferrous yang lengkap, mutu terkontrol, dan dukungan teknis untuk memastikan kesesuaian material dengan kebutuhan proyek.
Konsultasikan Kebutuhan Material Logam Anda Ke PT Sutindo Surya Sejahtera
Memilih material logam untuk konstruksi yang tepat membantu proyek lebih kuat, rapi, dan aman dalam jangka panjang. Dengan dukungan stok kuningan, tembaga, bronze, cor, aluminium, dan kabel, kami siap membantu kebutuhan logam untuk berbagai proyek industri dan konstruksi di Indonesia.

Source: Freepik
Untuk melihat rekam jejak penggunaan material logam di berbagai sektor, Anda bisa explore langsung portofolio proyek Sutindo Surya di sini.
